Neanderthal Vs Manusia

Siapa itu Neanderthal ? 
 
Neanderthal Vs Human

   Bermula dari teori Charles Darwin yang mengatakan bahwa nenek moyang manusia itu adalah kera menuai banyak kontroversi. "Manusia (homo sapiens) merupakan hasil dari evolusi yang berkelangsungan selama puluhan ribu tahun yang lalu," Tandasnya.
Namun hal ini juga tidak diterima oleh sebagian ilmuan. Ada yang berpendapat bahwa Neanderthal itu berbeda spesies dengan manusia dan ada juga yang berpendapat kalau manusia itu memiliki DNA yang sedikit mirip dengan Neanderthal. Lantas , siapakah Neanderthal itu ? dan bagaimanakah kompetisi yang terjadi antara manusia dengan Neanderthal ?

Evolusi Manusia

    Neanderthal merupakan anggota genus homo yang sudah punah sejak puluhan ribu tahun yang lalu. Spesies ini dinamakan berdasarkan tempat ditemukannya spesimen di Jerman. Sejumlah penelitian mengatakan bahwa manusia Neanderthal dapat berlari lebih cepat dari manusia serta mempunyai daya tahan terhadap dingin yang hebat. Mereka pemakan daging dan juga memiliki masalah alergi makanan yang sangat parah seperti kacang-kacangan , keju dan susu.




   Menurut Steven L Khun, Neanderhal itu mempunyai pemikiran kompleks seperti manusia pada normalnya. Hal ini dibuktikan dengan ditemukannya jarum berusia 26.000 tahun selama penggalian fosil. Dia berkata bahwa orang yang berpakaian serta mempunyai keterampilan dalam menjahit tidak bisa dianggap "primitif".

Berdasarkan Kemiripan Wajah


Punahnya Neanderthal

Erupsi Gunung Berapi
   Berdasarkan jurnal yang diterbitkan beberapa tahun lalu , penyebab Neanderthal punah ialah letak geografisnya. Sekitar 40.000 tahun yang lalu terjadi erupsi gunung berapi dikediaman Neanderthal yng menyebabkan kematian spesies ini. Ada juga yang berpendapat bahwa Spesies Neanderthal kalah bersaing dengan manusia dalam berbagai segi seperti pencarian sumber daya maupun makanan karena Neanderthal hanya pemakan daging.

Namun kepunahan manusia Neanderthal hanya dugaan sementara dan masih belum dapat dibuktikan secara pasti. Hal ini masih menjadi misteri bagi antropolog maupun ilmuan sampai saat ini.
Previous
Next Post »

- -

-                                                                                            -